Showing posts with label Thankful. Show all posts
Showing posts with label Thankful. Show all posts

Sunday, 28 April 2024

Be Strong and Courageous

Hai, it's been a while again.

Kebetulan lagi 'agak' selo setelah berminggu-minggu penuh gempuran deadline. Kalau diingat-ingat sejak awal tahun :') Sempat bisa tarik nafas bentar sebenarnya di akhir Januari-awal Februari. Habis itu naik roller coaster lagi. Tapi bukannya memang kehidupan ini seperti sedang naik roller coaster ya? Kadang santuy, kadang super menegangkan. Tapi endingnya tetap menyenangkan.

Masih hidup dikelilingi manusia-manusia yang suportif. Masih bisa makan enak. Masih bisa jalan-jalan jauh sama temen-temen sebulan sekali. Or at least spent the whole Sunday with the closest ones, once a month. Masih datang ke kantor pagi-pagi meskipun nggak sesering dulu, but I always enjoy that. Masih selalu kangen pulang ke Jogja ketemu mama dan adik-adik, also Bambi and Dixie. Dan selalu agak brambangi ketika udah tiba saatnya balik ke Surabaya. Hahaha..

Bulan depan udah mau nambah usia lagi. Time flies. Nggak ketulungan cepatnya kayak kereta Whoosh. Ternyata masih banyak checklist yang belum kecentang. I wonder kapan kecentangnya ya? Hahaha. Tapi aku percaya hidup berjalan sesuai jadwalnya. Yang bikin jadwal Yang Maha Kuasa, pemegang otoritas tertinggi di jagad semesta, di kehidupan semua makhluk (bagi yang percaya-percaya saja). Kalau ditanya, how's life? Jawabannya, makin ke sini makin dipenuhi dengan ekspektasi! Kalau nggak kuat, bisa bikin nyerah. Sungguhan. But thankfully I can still manage. Masih bisa pilah-pilah mana yang penting, mana yang bisa dinomorsekiankan. Cuman sering lupa aja ngerjain yang dinomorsekiankan. Hehe..

Sunday, 14 January 2018

Guruku Berbulu dan Berekor (Bagian 2)

Yeay!
Hallo!

Judul postingannya kok kayak familiar. Hehehe.. Betul sekali! Itu adalah sebuah judul buku yang ditulis oleh Kak Indi dan kawan-kawan. Kak Indi merupakan penulis buku "Waktu Aku Sama Mika" (dan beberapa buku lain). Itu, lho.. yang bukunya sudah difilmkan dan kalau tidak salah sudah beberapa kali diputar di televisi. Aku tahu beliau ya dari buku itu, yang aku baca waktu masih berseragam putih abu-abu. Sudah cukup lama, ya?

Sekitar 5 tahun lalu, beliau menulis buku tentang hewan peliharaan. Akan tetapi beliau tidak menulis sendirian, kak Indi mengajak teman-teman lain untuk turut menuangkan kisah mereka tentang hewan peliharaannya. Maka kemudian terbitlah buku "Guruku Berbulu dan Berekor".

Nah, awal tahun 2017 kemarin, aku tidak sengaja menemukan pengumuman yang di-post oleh kak Indi di halaman Facebook-nya. Isinya adalah kak Indi mengajak teman-teman untuk bercerita tentang hewan peliharaannya (detailnya silahkan intip FB-nya Kak Indi haha). Nanti tulisan-tulisan tersebut akan dibukukan bersama dengan tulisan Kak Indi juga. Karena aku lagi selo (hahaha), aku iseng nulis juga tentang Bambi. Tulisannya hanya tulisan pendek dan ringan, seringan kapas barangkali. Akhirnya, tulisan tersebut aku kirim ke Kak Indi via email.

Sunday, 12 November 2017

Screenshoot

Screenshoot di samping adalah percakapan antara papa dan saya tanggal 9 November 2017. Hari itu adalah hari pengumuman hasil seleksi akhir CPNS Kemenkumham. Seperti biasa, dari pagi papa udah nanyain hasilnya, padahal –seperti biasanya juga– pengumumannya baru muncul tengah malam bahkan dini hari di hari besoknya. Ah, beliau adalah orang yang paling nggak sabaran mendengar kabar tentang pekerjaan saya.

Honestly, mata saya sempat berkaca-kaca baca chat beliau. Tiba-tiba saya pengen beliau ada di Jogja. Tiba-tiba saya bertanya-tanya kenapa beliau harus kerja di luar kota – pertanyaan yang saya sudah tau jawabannya. Ah, I need a man like him! Bukan, I need him! Saya pikir, saya beruntung sekali memiliki papa seperti beliau. Sejak dulu, se-ngeyel apapun kami, anak-anaknya, beliau nggak pernah berhenti memberi nasihat, nggak pernah bosan menanyakan dari A-Z tentang kegiatan kami.

Papa rajin menelepon, ke mama dan ke anak-anaknya, kayaknya paling sering ke saya dibandingkan ke anaknya yang lain (namanya juga anak paling tua ya ^o^). Adaaa saja bahan pembicaraannya. Terakhir, beliau mengirimi kami semua video senam pernafasan dan menyuruh kami mempraktekkan senam tersebut. Hahaha… “Udah dilihat belum? Udah dipraktekkan belum?” begitu tanyanya di suatu sesi telepon dengan saya. Papa lalu menyuruh saya memberi tahu Tyas dan Mama agar melakukan senam tersebut. Beliau lalu melanjutkan dengan penjelasan singkat mengenai senam pernafasan tersebut. “Nanti papa jelasin (lebih lengkap) deh, kalau papa ke Jogja,” begitu katanya.

Sunday, 20 August 2017

Dion dan Ame(lia)

source: https://id.pinterest.com/pin/367817494536140532/

Hai.. kali ini aku kepingin cerita tentang pertemuan aku dengan dua orang adik di bawah umur. Di bawah umurku persis maksudnya, jadi umur mereka sekitar 22 tahun gitulah. Hahaha apasih nggak penting banget.

Kami dipertemukan tanggal 15 Agustus 2017 di salah satu bangku panjang UKDW dalam momen menunggu giliran wawancara HRD sebuah perusahaan retail yang cukup terkenal, sebut saja inisial perusahaannya: AM. Sebenernya ini tulisan nggak penting banget buat dibaca dan tujuan aku nulis ini semata-mata dalam rangka mengenang pertemuan pribadiku dengan mereka aja sih. Jadi kalau dalam versi singkatnya ya aku cuma pengen nulis kayak gini:
Hari Selasa, tanggal 15 Agustus 2017 di UKDW, aku ketemu sama dua orang jobseeker yang ternyata sama-sama alumni Sadhar dan mereka berdua angkatan 2013. Yang laki-laki namanya Dion, alumni Program Studi Matematika Murni dan yang perempuan namanya Ame, alumni Program Studi Akuntansi. Mereka sama-sama akan wisuda bulan September nanti. Selesai.
Udah, kalian boleh berhenti baca sampai di sini.
------------------------------------------------------------------------------------------------

Monday, 22 June 2015

Tanduk Kerbau

Seseorang punya seekor kerbau. Kedua tanduk hewan yang melebar ke samping itu membuat dia berpikir bahwa kalau dia bisa duduk di antara kedua tanduk itu, dia akan seperti duduk di singgasana. Suatu hari, ketika hewan itu sedang berbaring tenang, dia naik dan duduk di antara kedua tanduknya. Tapi kerbau itu langsung berdiri dan melemparkannya jatuh. Ketika istrinya melihat itu, dia mulai menangis."'Jangan menangis,' kata orang itu. 'Aku mungkin kesakitan, tapi aku juga telah mencapai impianku.'"
(The Zahir hlm. 133)

Sumber gambar:
http://sukrablog.blogspot.com/2008/10/kerbau-sapi-banteng.html

Friday, 6 February 2015

#4 Jogja-Brebes: Pantai Manganti yang Ramai pun Sunyi

Minggu, 21 Desember 2014
Hari ini adalah hari kepulangan kami kembali ke Jogja. Mengingat perjalanan yang akan kami tempuh memakan waktu berjam-jam, kami tidak mau berangkat kesiangan. Mendadak juga sih, ngabarin bapak sama orang rumah yang lain. Akhirnya bapak nggak ke gereja deh, mbak Wulan jadi buru-buru nyiapin sarapan. Tiba-tiba rumah jadi sedikit lebih gaduh dari biasanya. Hehehe.. Untuk pertama kalinya juga aku ngobrol banyak sama mbak Wulan dan tahu banyak tentang dia. Mbak Wulan sedang hamil. Dia cerita katanya di rumah suka takut kalo sendirian pas malam hari. Makanya pas kami datang, dia lebih tenang. Dia agak nggak percaya gitu kami bakal pulang hari ini. Dikiranya aku bakal ada di sana sampai Natal. Yahh.. apa boleh buat aku sudah dicari orang rumah. Jadi, pagi itu aku bantuin mbak Wulan masak dikit-dikit. Hehe.. Sementara itu, bapak sibuk ngurusin motor yang akan kami pakai pulang.

Akhirnya pukul 10.25 WIB, kami meninggalkan rumah di Bumiayu. Kami juga mampir untuk membeli oleh-oleh. Pukul 12.30 WIB, kami tiba di Gombong tapi tidak mampir ke rumah Ken. Kami memutuskan untuk menyambangi pantai Manganti yang katanya sedang naik daun. Berbekal ke-nekat-an kami dan petunjuk-petunjuk singkat dari Ken, kami menyusuri jalan menuju pantai di balik bukit ini. Jadi dari Gombong, carilah pertigaan Suwuk lalu naik ke arah atas ngikutin jalan. Nanti ketemu pertigaan lagi, kalo ke kiri ke arah pantai Karang Bolong, nah, ambillah jalan ke kanan. Perjalanan masih jauh, kawan! Jalannya naik-turun. Pastikan kendaraan kalian mampu mengalahkan jalan menanjak yang tidak manusiawi. Aku sempat turun dari motor gara-gara motornya nggak kuat -_- Setelah itu, kalian akan melihat penunjuk arah ke Pantai Manganti. Nah, tidak jauh dari petunjuk arah tersebut, kalian akan menemukan semacam gerbang masuk. Biaya retribusi pantai Manganti sebesar Rp 4.000,- per orang, tidak dipungut biaya parkir. Asik, kan?

Batu karangnya bisa dikunjungi dengan berjalan kaki jika air sedang surut
(dok. pribadi)
Setelah itu, tidak ada yang berbeda dengan jalannya. Tetap naik-turun. Bedanya,

#3 Jogja-Brebes: Kaligua, Kebun Teh dengan Bonus Goa Jepang dan Tuk Bening

(dok. pribadi)
Sabtu, 20 Desember 2014
Hujan mengguyur sejak pagi. Tapi kami nggak mau hari ini berdiam diri di rumah lagi. Akhirnya, saat matahari tengah hari menyembul sedikit di balik awan mendung, kami memutuskan bergegas ke... KALIGUA. Jalan menuju Kaligua penuh dengan pohon pinus yang tinggi menjulang. Sebelum sampai di tempat yang dimaksud, pengunjung akan melewati Tlogo Ranjeng. Pengunjung bisa memarkirkan kendaraan mereka di seberang Tlogo Ranjeng. Hal yang paling dikenal mengenai Tlogo Ranjeng adalah keberadaan ikan lele raksasanya. Menurut cerita bapak yang menjual roti untuk pakan ikan di situ, lele-lele ini tidak selalu ada. Waktu kami datang pun, kami tidak melihat keberadaan lele yang dimaksud. Hanya terdapat puluhan ikan emas dan nila raksasa. Menurut cerita bapak penjual roti, keberadaan ikan-ikan ini berhubungan dengan hal gaib. Tidak ada yang tahu siapa yang menaruh bibit ikan-ikan tersebut di sana. Aku memutuskan untuk percaya pada penuturan bapak itu. Kocor dan aku kemudian memberi ikan-ikan tersebut makan. Kami membeli roti seharga dua ribu rupiah. Kalian harus merasakan sendiri sensasinya memberi makan ikan-ikan jumbo ini. Mengasyikkan! :) Jangan lupa memasukkan uang ke kotak sebagai ucapan terima kasih. Setelah puas memberi makan, kami pun melanjutkan perjalanan.

Tempat parkir kendaraan (dok. pribadi)
Tlogo Ranjeng (dok. pribadi)
Rebutan roti (dok. pribadi)
Obyek Wisata Kaligua merupakan sebuah perkebunan teh sekaligus obyek wisata yang dikelola oleh pemerintah Kabupaten Brebes. Retribusi obyek wisata

#2 Jogja-Brebes: Curug Cipendok yang Menyegarkan

Kamis, 18 Desember 2014
Pintu Masuk Curug Cipendok (dok. pribadi)
Bangun pagi pikiran sudah dipenuhi rencana perjalanan ke tempat-tempat mengasyikkan, tempat-tempat yang biasa Kocor kunjungi. Sekitar jam setengah 12 siang kami baru bergerak. Tujuan kami hari ini adalah Wana Wisata Cipendok. Sebuah kawasan wisata yang dikelola oleh perum perhutani setempat. Perjalanan ke tempat ini menghabiskan waktu sekitar 20 menit-an mengendarai sepeda motor. Pengunjung akan disambut dengan pepohonan di sisi kanan dan kiri jalan serta udara yang begitu sejuk sampai akhirnya tiba di gerbang masuk. Untuk memasuki kawasan wana wisata ini, pengunjung akan dikenakan biaya sebesar Rp 7.000,- per orang dan Rp 1.000,- untuk kendaraan bemotor roda dua. Aku nggak tahu kalau mobil kena berapa. Setelah melewati gerbang masuk, pengunjung akan disuguhi dengan hijaunya pepohonan di sepanjang pinggir jalan. Ada beberapa tempat lapang juga yang aku yakin bisa digunakan untuk piknik. Di beberapa tempat juga terlihat aliran sungai kecil disertai dengan gemericik air yang mengalir. Benar-benar tenang dan menyegarkan. Sekitar 5-10 menit dari gerbang masuk tadi, ada tempat parkir kendaraan. Biaya parkirnya Rp 2000,-. Ngomong soal biaya, siapin uang kecil juga kalau-kalau bertemu dengan pengamen di jalan menuju curug nanti.

Curug Cipendok (dok. pribadi)
Curug Cipendok (dok. pribadi)

#1 Jogja-Brebes: Gombong yang Menyenangkan

Haii.. Lama nggak nulis. Kali ini aku pengen cerita tentang perjalananku (dan Kocor) ke Gombong dan Brebes tanggal 17-21 Desember 2014. Hehehe.. baru niat nulis sekarang. Oke, jadi perjalanan ini bermula dari keinginan berkunjung ke rumah Ken, teman sekelasku, di Gombong. Rencana awalnya akan ada beberapa teman juga yang ikutan pergi, tapi ada satu dua hal yang mengakibatkan mereka membatalkan rencana liburan setelah UAS ini. Akhirnya, peserta yang tersisa hanya aku. Mengenai Kocor, aku sudah mengajaknya juga jauh-jauh hari sebelum UAS dan dia setuju akan ikut. Jadilah kami bertiga berangkat mengendarai motor. Ken berangkat lebih dulu karena aku dan Kocor harus mengurus beberapa hal dulu.

17 Desember 2014
Dan akhirnya pukul 11.11 WIB kami berangkat menuju Gombong dari Realino. Cuaca cerah meskipun paginya sempat hujan. Kami memilih jalan melewati barisan pantai. Entah ada berapa pantai yang kami lewati, aku sudah tidak bisa mengingatnya lagi sekarang. Karena tidak lewat kota, motor kami dapat melaju lebih cepat di atas jalan yang kadang kurang bersahabat. Kalau lewat sini, sebaiknya pasang mata baik-baik agar tidak terjebak lubang-lubang berukuran kecil hingga sedang. Kasihan motornya. Seingatku, kami tidak pernah beristirahat barang sebentar di jalan. Satu-satunya tempat yang kami singgahi adalah Alfamart di depan gang rumahnya Ken. Itu pun gara-gara nunggu balasan sms dari Ken tentang arah jalan ke rumahnya. Akhirnya pukul 14.25 WIB, kami tiba di rumah Ken dalam keadaan pantat pegel-pegel.. Yang penting selamat.

Kereta lewat (dok. pribadi)
Nah ini bagian yang aku suka, menikmati pemandangan di depan rumah Ken. Rumah Ken berseberangan dengan sawah seluas nggak tau berapa. Dan menariknya dilewati oleh jalur kereta api. Jadi, beberapa menit sekali pasti ada kereta lewat. So nice-lah pokoknya. Nggak berapa lama, mamanya Ken keluar menyambut kami. Entah kenapa rasanya aku udah akrab banget sama mamanya Ken. Padahal sebelumnya kami baru bertemu sekali di kosnya Ken. Anyway, aku suka sambutan ini karena mengantarkan kami ke hidangan makan siang menjelang sore. Yay! Kami makan dan disuguhi jus mangga. Hahaha.. Aku berharap bisa menginap dan menyantap jus mangga lebih banyak. Tapi kami harus melanjutkan perjalanan ke Brebes sore itu juga.

Sebelum benar-benar meninggalkan rumah Ken, kami diajak ke waduk Sempor.

Friday, 14 November 2014

Sapaan: "Drey, senyum.."

"Drey.. senyuumm..."
Entah sudah berapa orang mengatakan hal yang sama padaku beberapa hari belakangan ini. Biasanya aku langsung tersadar lalu sedikit menyunggingkan bibirku. Aku payah menyembunyikan perasaan rupanya. Sudah kepergok berapa kali aku kayak gini.

Bukannya lagi banyak pikiran. Hanya satu hal kok yang saat ini mengganjal, tapi rupanya dampak yang ditimbulkan besar juga ya. Aku saja baru menyadarinya. Aku nggak akan bahas hal tersebut lebih jauh saat ini. Biar kuselesaikan dulu semuanya. Terima kasih kepada kalian yang tidak pernah alpa mengingatkanku untuk tersenyum. Terima kasih banyak :)

Friday, 23 May 2014

Failed "Me Time"

Yaa.. nggak failed juga, sih. Jadi ceritanya hari ini nggak terlalu padat. Setelah melalui mata kuliah Psikologi Kepemimpinan -yang kebetulan nggak membosankan-, aku menghadiri pertemuan English Corner terakhir di semester ini... and party! party! Hahaha.. We performed a little game that involved all of the students that attended the culmination and it worked smoothly. Well, at least we have two students that got a punishment lol :p  Setelah acara selesai, aku duduk-duduk ngobrol dulu with Billy, my classmate in English Corner. He's in his first semester to take the Pharmacist Profession. Kami ngobrol-ngobrol tentang Psikologi. Hahaha.. He told me that he planned to take Psychology in his postgraduate program. Cool.

Habis itu kami berpisah, dia kuliah, aku ke laboratorium psikologi. Eh, sampai depan tangga ketemu Lona. Terus digaet ke hall buat bantu ngabisin kue ulang tahunnya. Ya udah jadi duduk-duduk di sana. Terus ngerjain tugas. Nggak lama setelah itu keinget mau ke lab. Terus ke sana ngambil profil tes Binet dan minta tanda tangan asisten penjaga tes. Terus balik ke hall sambil nunggu jam mata kuliah PIO. Dan seperti biasa, PIO berjalan.... gitu-gitu aja. Aku ngeluarin binder terus gambar rumah. Setelah itu aku tempel-tempelan pakai potongan kertas lipat. Belum selesai sampai sekarang. Hahaha..

Friday, 16 May 2014

Ketika Semesta Memintaku Kembali


Bermimpi, bermimpi, terus bermimpi.
Karena bermimpi gratis!
Kalau kamu punya mimpi, pegang erat-erat, peluk. Jangan dilepaskan.
Kalau kamu punya mimpi, SHARE it! Bagikan ke orang lain. Cerita-cerita.
Bukan hanya mereka bisa mengingatkanmu kalau-kalau kamu melenceng dari jalanmu (seperti semesta yang baik hati).
Tapi juga kamu bisa bikin orang lain jadi bersemangat mengejar mimpi-mimpi mereka!
Dan percaya deh, itu KEREN.

#IntegrityDays2014 #KetjilBergerak #CoinAChance #Aping&Anit #BukuUntukPapua #Englicious #MuseumAnakKolongTangga #DareToDreamBig #DreamCatcher

Wednesday, 30 April 2014

At the Moment

This is nice!! But I can't share it on facebook :(
Read this short story and let me now yours or maybe your comment about the story :)
LELOVE AT THE MOMENT

Thursday, 24 April 2014

Matahariku

"Mataharinya indah, ya? Cahayanya seperti memberi harapan baru yang lebih cerah. Beruntung sekali aku bisa melihatnya bersamamu," kutatap dalam-dalam matanya sambil tersenyum.
"Lain kali kalau dapat kesempatan melihat cahaya yang sama, aku pasti akan langsung teringat padamu, pada semangatmu yang sama seperti itu," kualihkan pandanganku kembali ke tempat matahari merangkak. Masih tersenyum, kali ini bersamamu.
dok. pribadi

Saturday, 22 March 2014

Cepak-Cepak Kaki #IntegrityDays


Cepak-cepak kaki. Kakinya mo pindahan po yo? Hehehe.. Iya, kakinya mau pindahan dari kos ke kampus. Kalau lihat gambar di atas, temen-temen pasti mikirnya macem-macem. Ada yang langsung bilang nggak mungkin (biasanya yang bilang gini anak-anak yang kosnya jauuuh dari kampus, tapi ada juga yang kosnya deket ngomong kayak gitu :p). Ada yang penasaran juga. Nah, daripada penasaran, mari kujelaskan.

"1 Hari dalam 1 Minggu Berjalan Kaki Kost-Kampus" merupakan gerakan yang diusung panitia Integrity Days Campus Ministry Universitas Sanata Dharma. Gerakan ini bermula dari keprihatinan terhadap tempat parkir kampus yang overload motor. Di kampus Mrican sendiri, kalau parkiran sudah penuh, akan muncul tulisan 'Parkiran Penuh' di pintu masuk dan pintunya ditutup. Motor-motor yang tidak kebagian tempat parkir pun dialihkan ke parkiran di pinggir lapangan realino. Kan nggak asik banget. Teman-teman lain yang mau menggunakan fasilitas di sekitar lapangan menjadi terganggu, misalnya aja yang jogging mau nggak mau harus mengembangkan keahlian ber-matriks alias menghindari halangan di depan secara terampil.



Kenapa parkiran penuh? Salah satu penyebabnya adalah ada teman-teman yang ngekos dan kosnya tuh nggak jauh-jauh amat dari kampus memilih untuk menggunakan motor sebagai alat transportasi ke kampus. Padahal seharusnya bisa jalan kaki, lho.. :) Bonusnya kita jadi tambah sehat dan bisa ikutan menghambat global warming -- katanya global waming sudah pada tahap tidak bisa dikembalikan :(

Gerakan ini sudah dimulai tanggal 13 Maret yang lalu. Panitia membagikan stiker ke mahasiswa-mahasiswa di kampus Mrican dan Paingan. Teman-teman mahasiswa boleh foto-foto dengan menampilkan stiker tersebut dan mengunggah fotonya ke facebook Integrity Days atau mention ke @IntegrityDays. Untuk selanjutnya, teman-teman bisa memilih hari sendiri untuk berjalan kaki. Nggak mesti seminggu sekali sih ya, lebih dari sekali boleh. Setiap hari boleh bangeeett.. Nggak mesti dari kos, dari rumah sendiri boleh, dari rumah tante boleh, dari rumah simbah boleh bangeeett..

Harapannya melalui gerakan ini:
  1. Parkiran nggak overload lagi
  2. Fasilitas kampus (lapangan realino dan sekitarnya) bisa berfungsi sebagaimana mestinya
  3. Mahasiswa di seluruh Indonesia ikutan jalan kaki ke kampus :)

Nah, tanggal 2 Mei nanti, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, akan diadakan kegiatan jalan kaki dari kampus USD Paingan ke kampus USD Mrican. Ayo, ikut meramaikan kegiatan ini! Biar sehat dan dapat kenalan baru. TENTUKAN HARIMU, MARI BERJALAN KAKI.






Saturday, 1 March 2014

How to Heal Heartbreak?

Hi, how are you? I hope you're always great and happy :)
A few days ago, I idly asked to public on new.spring.me website 'how to heal heartbroken'. And I got some replied. I want to share it for you.
  • MOVE ON and eat pizza. (babycake921)
  • patience and time. (Veronikadenwels)
  • russian vodka. (norimvxxxo)
  • dubstep? (127mauro132)
  • move on. eat a lot of chocolates. :) (paulojung39923)
  • Take good care of yourself. Do things that you like to do and have fun with your friends. Its important not to sit by yourself in your room, because its so much easier then to feel sad. (LilianaFay)
  • learn to love yourself even more. (xXXxkatyaxXXx)
  • talk to someone. Eat junk food and watch movies. (xox3sydsxox3)
  • Focus on your dreams. Keep busy. And always think about his/ her negative attitude. (akosidaved)
  • Time (sarahmoss904)
I will try the russian vodka one day. Really. Hahaha.. Anyway, I hope those suggestions above can help you to heal the heartbroken. Keep smile. Remember that you are wonderful and deserve someone better. Cheers!


Dear March

Dear March,
I hope there will be more time to laugh, to have fun, and.. to love myself more and more this month. Because there were too much tears, pain, and silent last month.


Warm regards,
Me

Sunday, 9 February 2014

Kelulusan => Rinjani

Oke, kurang lebih dua setengah tahun dari sekarang aku udah skripsi, lulus. Lalu akan merayakannya di puncak Gunung Rinjani. Sekalian lunasin utang 2013. Oya, bakar ikan di danau Segara Anak juga dong :D Amin.






#JelajaH#

Wednesday, 5 February 2014

Be Lovable

"So, be joyful, careful, be patient and thoughtful, be lovable.. and he will look at you the way he used to look at me. And I can tell you... that look makes it all worth it."
taken from here: love (hi)story

Wednesday, 1 January 2014

Selamat Tinggal 2013! Selamat Datang 2014! (3)

Saya tidak sendiri lagi sejak bulan Oktober. Hehehe saya dan mas Kocor memutuskan untuk berpacaran. Kami mulai dekat sejak dikjut caving. Semakin dekat lagi ketika kegiatan Jelajah. Dan jadian bertepatan dengan hari ulang tahun Mapasadha. Sampai sekarang kami masih bersama :)

Saya ikutan workshop dan produksi film dokumenter dengan tema Pendidikan untuk Kaum Terpinggir yang diadakan oleh SALT. Lagi-lagi saya tertarik mencoba hal baru dan membuat film sepertinya akan sangat menantang. Maka, saya mendaftar untuk ikut kegiatan ini. Keluarga baru lagi!! Kami dilatih oleh mas Beni (yang kemudian saya dan teman-teman sekelompok memanggilnya dengan sebutan papi karena dia sudah seperti ayah kami sendiri). Produser kami adalah mas Anton. Kegiatannya berlangsung selama lima minggu dan nggak boleh alpa. Total peserta ada 15 orang yang terbagi dalam tiga kelompok. Saya sekelompok dengan manusia-manusia aneh, ajaib, kreatif, dan gila bernama mbak Gita (PGSD), Angga (BK), Geo (Manajemen), dan Devi (Sastra Inggris). Kelompok kami bernama Bagus. Masalah-masalah yang timbul dalam kelompok dan bagaimana kami menyelesaikannya dengan cara ajaib membuat kami dekat satu sama lain (kelompok lain kalah deh heheh). Kedekatan kami tidak hanya saat workshop dan produksi saja, namun juga di luar itu. Kami dapat keluarga baru lagi di Pingit, tempat kami mengambil gambar untuk dijadikan film. Sampai sekarang pun kami masih berhubungan dengan mereka. Terakhir kami berkunjung sebelum liburan, sebelum pada pulang ke kampung halaman masing-masing. Mereka suka jalan-jalan, sama seperti saya. Mereka berani dan sok berani, sama seperti saya. Tawa mereka cetar membahana, sama seperti saya. Mereka menjadi benci dengan kora-kora, sama seperti saya. Hahahaha.. Saya jatuh cinta dengan pertemanan kami. Terima kasih :)

Lama bergelut dengan lingkungan di Pingit membuat saya memutuskan untuk menjadikan salah satu fenomena di sana sebagai bahan tugas akhir observasi saya. Terima kasih buat frater Adri yang sudah mengijinkan saya masuk-masuk kelas :) Terima kasih buat mas Kocor yang sudah nemenin tengak-tengok ikut mengobservasi di kelas :)

Daaann.. UAS di bulan Desember. Sebelum UAS, PSF mendapat tugas pertama kali mengisi koor misa mingguan di Paingan. Saya belajar melatih teman-teman. Saya juga belajar dari mereka. Kami sama-sama belajar. Saya bangga dengan kerja keras kami :) Terima kasih, teman-teman PSF. Di hari ibu, aku pesankan mini cupcake buat mama. Happy Mother's Day!

Selamat Natal!! Saya tidak liburan kemana-mana kali ini. Natalan di rumahnya mas Cawu, manggang dan makan daging Babi setelah jalan-jalan ke Kaliurang dengan mas Kocor. Yummy! Lalu menghabiskan malam tahun baru juga dengannya. Terima kasih ya, sudah mengisi bulan-bulan terakhir di tahun 2013 dengan cinta! :)

Be nice, 2014 ;) Semoga tahun ini banyak lagi berkatnya. Semoga tahun ini menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Semoga impian-impian yang belum kesampaian tahun lalu maupun tahun-tahun sebelumnya dapat kesampaian. Semoga yang terbaiklah yang terjadi :) Selamat datang, 2014!


You cant finish the book of life, without closing it’s chapters. If u want to go on.. then u have to leave the past as u turn the pages.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...